Anti Kecanduan, Orang Tua Dapat Mengawasi Aktivitas Anak Menggunakan Internet Melalui Aplikasi.

Jakarta – Tidak bisa dipungkiri teknologi sangat membantu kehidupan masyarakat.

Perangkat dan internet sudah menjadi hal yang esensial bagi aktivitas kita sehari-hari, termasuk anak-anak.

Namun, penggunaan gadget dan internet yang berlebihan pada anak-anak dapat menyebabkan kecanduan, yang berdampak negatif pada kesehatan.

Bahkan, orang tua pun tanpa disadari mendorong anaknya ke gadget dan aksesoris dengan alasan agar tidak ketinggalan di era digital.

Muhammad Ilham Anwar, alumni Sekolah Islam Al-Azhar (Asia) di Jakarta, Jumat (24/6): Anda dapat menanggapinya dengan bijak.” “. ) / 2022).

Dia mengatakan orang tua harus mulai curiga bahwa anak-anak mereka kecanduan internet. Jika anak Anda kehilangan kendali dan merasa ingin berhenti tetapi tidak bisa berhenti, mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain game dan media sosial, serta berselancar di Internet hingga dini hari. Saya tidur di pagi hari dan selama jam sekolah.

Ketentuan ini mendorong ASIA untuk mengambil sikap mitra bagi orang tua yang mengimplementasikan Ruang Ortu ASIA, sebuah aplikasi digital penting yang bersama dengan orang tua, ikut mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka.

Sementara itu, ASIA mengembangkan konten dan program untuk tumbuh kembang anak, dan menerima banyak nasihat khusus ASIA dari psikiater dan pakar agama.

Hal itu ditegaskan Presiden Asia Muhammad Ilham Anwar di Jakarta, Jumat (24/06-24).

Aplikasi ini menghilangkan batasan waktu dan ruang bagi orang tua untuk berkomunikasi dan mengawasi aktivitas anak-anak mereka di zona waktu saat ini dan sebelumnya.

Pada saat yang sama, orang tua juga membimbing anak-anak mereka untuk mempelajari sesuatu yang positif dan menambah wawasan melalui peta, agama, pembelajaran, dan konten lain yang tersedia di aplikasi.

Sebagai pengembang Rafeeq Ahmed, Direktur DEF GHI mengatakan, Ruang Ortu ASIA adalah solusi pemberdayaan teknologi untuk orang tua dan anak-anak.

Aplikasi ini adalah jembatan antara model pengasuhan tradisional dan digital.

Ia mengatakan “Ide aplikasi ini berasal dari pengalaman pribadi kami sebagai orang tua yang mengawasi anak dalam penggunaan alat anak, namun saat ini belum ada aplikasi yang beredar di pasaran sesuai dengan budaya asli Indonesia,” ujarnya. .

Pendirian Pesantren Al-Azhar (YPI) Sebagai salah satu pemangku kepentingan di Pesantren Al-Azhar, YPI Al Azhar berharap aplikasi ini menjadi benteng pertahanan bangsa untuk melindungi generasi yang menghadapi kemajuan teknologi digital.

Ruang Ortu ASIA adalah aplikasi parenting digital pertama di Indonesia yang memungkinkan orang tua untuk dengan mudah merawat anak-anak mereka dan memantau perkembangan anak-anak mereka.

Aplikasi ini dirancang berdasarkan pemahaman Anda tentang budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia dan tersedia dalam bahasa Indonesia.

DEF GHI akan bekerja sama dengan ASIA untuk melakukan rilis besar aplikasi Ruang Ortu by ASIA pada akhir Juli 2022, yang memungkinkan orang tua untuk mengunduh aplikasi dari Google Play Store saat App Store masih dalam pengembangan.

You May Also Like

About the Author: keyhar

Leave a Reply

Your email address will not be published.